Berawal Dari kegagalan
ilustrasi: google.com Sambil tersenyum datar, ia duduk sembari memainkan handphone- nya dan sepintas menikmati pemandangan danau depan Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia saat senja. Bagas Taruna Setiawan, ia adalah putra sulung dari dua bersaudara dan dibesarkan oleh sang ibunda seorang diri sejak ia masih duduk di bangku taman kanak-kanak. Karena itu, ia juga tinggal serumah dengan eyangnya. Kedua orang tuanya telah berpisah, tetapi Bagas kecil tidak terlalu menggubrisnya. Semasa sekolah, ia merupakan siswa yang cukup populer di kalangan temannya, sehingga tak jarang jadi pusat perhatian. Dengan nada bicaranya yang tenang, cowok yang cenderung cuek itu masih teringat perkataan ibunya yang menyarankan untuk lebih banyak berteman dengan lawan jenis yang dirasa mampu meningkatkan semangat belajarnya. Tak heran, ia terkadang bersikap unik karena seringnya bergaul dengan “teman-temannya” dan juga bertingkah laku lembut walau sesekali. Cowok kelahiran 9 November 1996 i...