Postingan

Menampilkan postingan dengan label Feature

Berawal Dari kegagalan

Gambar
ilustrasi: google.com Sambil tersenyum datar, ia duduk sembari memainkan handphone- nya dan sepintas menikmati pemandangan danau depan Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia saat senja. Bagas Taruna Setiawan, ia adalah putra sulung dari dua bersaudara dan dibesarkan oleh sang ibunda seorang diri sejak ia masih duduk di bangku taman kanak-kanak. Karena itu, ia juga tinggal serumah dengan eyangnya. Kedua orang tuanya telah berpisah, tetapi Bagas kecil tidak terlalu menggubrisnya. Semasa sekolah, ia merupakan siswa yang cukup populer di kalangan temannya, sehingga tak jarang jadi pusat perhatian. Dengan nada bicaranya yang tenang, cowok yang cenderung cuek itu masih teringat perkataan ibunya yang menyarankan untuk lebih banyak berteman dengan lawan jenis yang dirasa mampu meningkatkan semangat belajarnya. Tak heran, ia terkadang bersikap unik karena seringnya bergaul dengan “teman-temannya” dan juga bertingkah laku lembut walau sesekali. Cowok kelahiran 9 November 1996 i...

Satu Jam Bersama Si Fighter Taekwondo

Gambar
Ilustrasi: amino apps/ google.com Terik matahari yang menyengat membuat siapa saja malas keluar rumah. Namun, suasana terpecahkan dengan penuh sorak porai teriakan penyemangat bergema di sekitar Gedung Serba Guna Politeknik Negeri Jakarta. Keadaan ramai memeriahkan acara turnamen taekwondo, semua orang silih berganti memenuhi ruangan dalam gedung. Tak berselang lama, muncul sosok perempuan berkacamata berpakaian dobok (pakaian tanding taekwondo). Dengan napas tersengal, ia masih bergairah untuk tetap beradu di tempat. Nabila Devianti, begitulah namanya. Gadis kelahiran 20   April 1998 ini telah menyabet sabuk hitam merah dalam olahraga taekwondo. Dikenal sebagai fighter , ia sudah menggeluti olahraga ini sejak masih duduk dibangku sekolah dasar. Kegemarannya pada olahraga asal Negeri Ginseng disambut positif oleh orang tuanya memacu semangatnya. “Aduh, dada gue kena banget tadi, gak bisa nahan deh” Dengan raut wajah yang menahan sakit, matanya terbelalak geli...